BENGKULU SELATAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Manna, Polres Bengkulu Selatan, terus menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat berubah secara ekstrem.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Manna di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis (01/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla, baik yang terjadi di kawasan perkebunan maupun hutan.
Warga diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang meluas dan membahayakan lingkungan serta masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut melibatkan Aiptu Herry Noer W, Aipda Ninoy A.P dan Aipda Handi Septanto.
Selain pencegahan Karhutla, personel juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca dan potensi bencana alam.
Masyarakat diminta bijak dalam menggunakan air, menjaga lingkungan, serta bersama-sama melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana.
Petugas juga menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas, di antaranya menghindari pembakaran lahan, mengawasi ketersediaan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan untuk evakuasi, serta melaksanakan kerja bakti guna menjaga kebersihan dan kondisi lingkungan.
Warga juga diingatkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap rumah dan lingkungan sekitar.
Apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas maupun kondisi yang dapat membahayakan masyarakat, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110.
Kapolsek Manna Ipda Edo Ardo, SH menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dan menghadapi potensi bencana.
“Imbauan ini kami sampaikan agar masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi kebakaran maupun gangguan lainnya,” ujar Edo Ardo.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri apabila terjadi kondisi udara yang berisiko akibat asap maupun material vulkanik.
Melalui kegiatan sambang dan sosialisasi tersebut, Polsek Manna berharap kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan. (thor)
