Sambut Tahun Ajaran Baru, Kapolsek Manna Perkuat Literasi Digital Pelajar SMAN 6 Bengkulu Selatan

BENGKULU SELATAN – Dalam rangka mendukung pembentukan karakter pelajar sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah atas, Polsek Manna, Polres Bengkulu Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan judi online, pornografi, serta pentingnya sopan santun dalam bermedia sosial kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 6 Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 236 siswa dan siswi baru kelas X SMAN 6 Bengkulu Selatan.

Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Manna Ipda Edo Ardo, S.H., Kanit Reskrim Polsek Manna Aiptu Aronta Darius Ginting, S.E., Bhabinkamtibmas Briptu Serlin Deridho dan Briptu Rahmat Bayu, serta pengurus OSIS, MPK, dan serta dewan guru.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Manna Ipda Edo Ardo, S.H. bertindak sebagai narasumber dengan menyampaikan berbagai materi terkait bahaya judi online, dampak buruk pornografi, hingga pentingnya menjaga etika dan sopan santun saat menggunakan media sosial.

Kapolsek menjelaskan bahwa judi online merupakan segala bentuk aktivitas perjudian yang dilakukan melalui jaringan internet dengan mempertaruhkan uang maupun barang berharga.

Aktivitas tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat menyebabkan kecanduan, kerugian ekonomi, hingga merusak masa depan generasi muda.

Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai bahaya pornografi yang dapat diakses melalui berbagai platform digital.

Konten pornografi dinilai mampu memberikan dampak negatif terhadap perkembangan mental, moral, serta perilaku remaja apabila tidak disikapi dengan bijak.

Dalam penyampaiannya, Kapolsek juga mengajak para pelajar agar berani melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas judi online di lingkungan sekitar.

Ia menegaskan bahwa Polsek Manna siap menerima setiap laporan masyarakat sebagai bentuk upaya bersama dalam memberantas praktik perjudian online.

Tak hanya itu, para siswa juga diingatkan agar tidak pernah terlibat dalam penyebaran maupun konsumsi konten pornografi yang dapat merusak masa depan dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Manna Ipda Edo Ardo, S.H. mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital secara bijaksana.

“Kami ingin membangun kesadaran para pelajar sejak dini agar mampu menggunakan teknologi secara positif, menjauhi judi online, pornografi, maupun berbagai bentuk penyalahgunaan media sosial. Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan taat hukum,” ujar Ipda Edo Ardo.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh peserta MPLS agar memanfaatkan masa belajar di bangku SMA untuk terus meningkatkan ilmu pengetahuan, mengembangkan potensi diri, serta meraih prestasi yang membanggakan orang tua, guru, dan sekolah.

“Fokuslah belajar, perbanyak pengalaman positif, hormati guru dan orang tua, serta gunakan media sosial secara santun dan bertanggung jawab. Jangan sampai masa depan yang cerah rusak hanya karena terjerumus dalam judi online, pornografi, maupun perilaku negatif lainnya,” pesannya.

Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa baru SMAN 6 Kabupaten Bengkulu Selatan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya penyalahgunaan teknologi digital sekaligus mampu menjadi pelajar yang cerdas, disiplin, beretika, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari pengaruh negatif. (thor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *