Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Kasat Binmas Ajak Warga Bengkulu Selatan Jaga Ketertiban Dan Empati Korban Banjir

BENGKULU SELATAN – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Bengkulu Selatan, Polda Bengkulu, AKP Kusyadi, S.H., M.Si., menyampaikan himbauan penting kepada seluruh masyarakat.

Himbauan ini secara khusus menekankan pentingnya perayaan yang sederhana, bijaksana, dan mengutamakan nilai solidaritas serta empati terhadap saudara sebangsa yang baru-baru ini tertimpa musibah bencana.

Dalam pesan resminya, AKP Kusyadi menyoroti bahwa di beberapa wilayah di Sumatera, termasuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang tengah dilanda musibah banjir yang mengakibatkan banyak warga harus mengungsi, kehilangan harta benda, dan mengalami keterbatasan dalam beraktivitas.

Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.

“Beberapa akhir waktu ini, beberapa wilayah, khususnya di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, tengah diuji dengan musibah banjir,” ujar AKP Kusyadi.

Dirinya menekankan bahwa situasi ini memanggil seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian.

Setidaknya ada lima poin yang disampaikan oleh Kasat Binmas, untuk memastikan perayaan Nataru berjalan aman, tertib, dan penuh makna kemanusiaan, diantaranya:

1. Perayaan Sederhana dan Penuh Syukur.

Masyarakat diimbau untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dengan cara yang sederhana, menghindari perilaku berlebihan, foya-foya, atau hura-hura. Perayaan harus diisi dengan rasa syukur, introspeksi diri, dan kepedulian terhadap sesama.

2. Jaga Keamanan dan Ketertiban.

Masyarakat diminta untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan ketentraman. Secara spesifik, Kasat Binmas menghimbau agar tidak melaksanakan konvoi, pesta kembang api yang berlebihan, atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik, terutama bagi mereka yang sedang berduka atau terkena dampak bencana.

3. Utamakan Solidaritas dan Empati.

Poin ini menjadi penekanan khusus, di mana warga diajak memperkuat empati terhadap korban bencana. Solidaritas dapat diwujudkan melalui penggalangan donasi atau bentuk kepedulian lain yang dapat meringankan beban saudara sebangsa yang tertimpa musibah.

4. Tertib Berlalu Lintas.

Bagi yang melakukan perjalanan liburan, masyarakat wajib mematuhi tata tertib berlalu lintas.

“Selalu jaga diri, jaga keselamatan orang lain,” tegas AKP Kusyadi, mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya.

5. Refleksi dan Evaluasi Diri.

Akhir tahun harus dijadikan sebagai momen refleksi dan evaluasi diri, menyiapkan diri untuk menyambut tahun yang baru dengan harapan dan semangat perbaikan.

Lebih lanjut, Kasat Binmas mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa. Dirinya berharap agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan perlindungan kepada seluruh rakyat dan negara Indonesia, sehingga terhindar dari bencana dan mendapatkan keberkahan di tahun 2026.

“Akhir kata, Polri mengajak seluruh masyarakat untuk melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru secara sederhana, bijaksana, dan lebih mengutamakan nilai kebersamaan,” tegas AKP Kusyadi, S.H., M.Si.

Dirinya menutup himbauan dengan ajakan agar masyarakat Bengkulu Selatan menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama, terutama yang tertimpa musibah, sejalan dengan semangat Presisi Polri. (kie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *