Polres Bengkulu Selatan Gelar Latihan Menembak Catur Wulan III, Asah Kemampuan Personel

BENGKULU SELATAN – Polres Bengkulu Selatan menggelar latihan menembak Catur Wulan III Tahun 2026 bagi personel yang memegang senjata api dinas, Selasa (29/09/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB di Lapangan Tembak Polres Bengkulu Selatan tersebut dipimpin Kabag SDM Polres Bengkulu Selatan AKP R. Ginting Samura, S.H., M.Si. Latihan diikuti personel Polres Bengkulu Selatan dan Polsek jajaran yang memegang senjata api dinas.

Latihan menembak ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel sekaligus memastikan setiap anggota memiliki keterampilan teknis dan kesiapan mental dalam menggunakan senjata api secara tepat, terukur dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, personel diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan membidik serta meningkatkan akurasi penggunaan senjata api.

Latihan juga diarahkan untuk meminimalisir kesalahan dalam penggunaan senjata, termasuk memastikan anggota memahami prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.I.K., M.Si. melalui Kabag SDM Polres Bengkulu Selatan AKP R. Ginting Samura, S.H., M.Si. menjelaskan bahwa latihan menembak merupakan bagian penting dalam menjaga kompetensi personel, khususnya bagi anggota yang diberikan kepercayaan memegang senjata api dinas.

“Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan ketepatan personel dalam menggunakan senjata api, sekaligus memastikan penggunaannya dilakukan secara disiplin, terukur dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar AKP R. Ginting Samura.

Menurutnya, kemampuan menggunakan senjata api tidak hanya berkaitan dengan ketepatan membidik, tetapi juga menyangkut pemahaman terhadap situasi, pengendalian diri serta kepatuhan terhadap aturan penggunaan kekuatan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Selain meningkatkan keterampilan, hasil latihan menembak juga menjadi salah satu bagian dari penilaian bagi personel yang mengajukan maupun memperpanjang izin pinjam pakai senjata api dinas, di samping persyaratan dan ujian yang telah ditentukan.

“Personel harus memahami kapan dan bagaimana senjata api digunakan. Karena itu, latihan secara berkala diperlukan agar anggota semakin terampil, disiplin dan mampu bertindak sesuai ketentuan ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penggunaan senjata api,” pungkasnya. (thor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *