Polres Bengkulu Selatan Tegaskan Perang Terhadap Miras Dan Narkoba Demi Menjaga Kamtibmas

BENGKULU SELATAN – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Resnarkoba Iptu Erik Fahreza, S.H., menyampaikan imbauan sekaligus penegasan kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjauhi minuman keras (miras) serta segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian Polres Bengkulu Selatan terhadap meningkatnya potensi kenakalan remaja dan berbagai gangguan Kamtibmas yang diduga dipicu oleh konsumsi minuman keras.

Tidak sedikit tindak pidana, seperti perkelahian, penganiayaan, kecelakaan lalu lintas, hingga tindakan kriminal lainnya, berawal dari pengaruh minuman beralkohol yang menghilangkan kesadaran dan kontrol diri seseorang.

Kasat Resnarkoba Polres Bengkulu Selatan, Iptu Erik Fahreza, S.H., menegaskan bahwa peredaran maupun konsumsi minuman keras harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar. Terlebih apabila dikonsumsi oleh kalangan remaja yang merupakan generasi penerus bangsa.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, agar menjauhi minuman keras. Banyak gangguan Kamtibmas, aksi tawuran, perkelahian, hingga tindak pidana lainnya berawal dari pengaruh miras. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Iptu Erik Fahreza.

Selain persoalan minuman keras, Polres Bengkulu Selatan juga memberikan penekanan keras terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, narkoba merupakan musuh bersama yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan generasi muda, serta menjadi pemicu berbagai tindak kriminal lainnya.

Kasat Resnarkoba mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu aparat kepolisian memberantas jaringan peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.

“Kami tegaskan kepada seluruh masyarakat, jauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Jangan pernah mencoba, menggunakan, apalagi mengedarkan. Apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkoba, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Identitas pelapor akan kami lindungi. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba,” tegas Iptu Erik Fahreza.

Polres Bengkulu Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, pihak sekolah, hingga keluarga untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan minuman keras maupun narkotika.

Melalui langkah preventif, edukatif, dan penegakan hukum yang tegas, Polres Bengkulu Selatan berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan wilayah serta menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari peredaran minuman keras maupun narkoba.

Diharapkan dengan dukungan seluruh masyarakat, Kabupaten Bengkulu Selatan dapat menjadi daerah yang semakin kondusif dan mampu melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka. (thor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *