BENGKULU SELATAN – Polres Bengkulu Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung dalam rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/07/2026) sekitar pukul 11.30 WIB tersebut dilaksanakan di lahan jagung milik Polres Bengkulu Selatan dan dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.I.K., M.Si.
Panen raya tersebut turut dihadiri Wakapolres Bengkulu Selatan Kompol Kusman Jaya, S.H., M.H., para Kabag, para Kasat, para Kapolsek jajaran, para Kasi, serta para perwira Polres Bengkulu Selatan.
Kehadiran seluruh pejabat utama Polres Bengkulu Selatan menjadi bukti keseriusan Institusi Polri dalam mendukung program Pemerintah di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Lahan jagung yang dikelola Polres Bengkulu Selatan memiliki luas sekitar 10 hektare. Pada tahap pertama, panen dilakukan di lahan seluas satu hektare dengan estimasi hasil panen mencapai antara 6 hingga 10 ton jagung.
Hasil tersebut menjadi indikator positif bahwa pengelolaan lahan produktif yang dilakukan Polres Bengkulu Selatan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan di daerah.
Program penanaman jagung ini merupakan bagian dari gerakan nasional ketahanan pangan yang diinisiasi Polri bersama Pemerintah, Unsur Forkopimda, serta kelompok tani.
Melalui program tersebut, Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di bidang pertanian.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa panen raya ini merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Menurutnya, optimalisasi lahan produktif menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu meningkatkan produksi jagung sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Panen raya ini bukan sekadar memanen hasil pertanian, tetapi menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap program seperti ini terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta memperkuat terwujudnya swasembada pangan di Indonesia,” ujar AKBP Aron Sebastian.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi bangsa.
Oleh karena itu, Polri akan terus berperan aktif mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan panen raya ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kerja keras dalam mendukung program ketahanan pangan di seluruh Indonesia.
Presiden menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan, khususnya komoditas beras dan jagung, merupakan hasil kerja keras seluruh elemen bangsa sehingga cita-cita menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dapat diwujudkan.
Melalui program ketahanan pangan yang berkelanjutan, Polres Bengkulu Selatan berharap semakin banyak lahan produktif yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produksi pangan.
Sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjalin sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang mandiri di sektor pangan.
Seluruh rangkaian kegiatan Panen Raya Jagung Polres Bengkulu Selatan Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Keberhasilan panen ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri dan masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. (thor)
