BENGKULU SELATAN – Upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas terus digencarkan oleh jajaran Satlantas Polres Bengkulu Selatan bersama Forum Konsultasi Lalu Lintas (FKP).
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang menyasar kalangan pelajar di SMAN 2 Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa (21/04/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini melibatkan lintas instansi, di antaranya personel Satlantas Polres Bengkulu Selatan, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, serta Badan Pendapatan Daerah.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Bengkulu Selatan Iptu Muklis Syayuti, S.H., M.Si, didampingi sejumlah personel, yakni Aiptu Selamet Wusoto, Bripda M. Fernando, dan Bripda Yuda.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa dan dewan guru mendapatkan berbagai materi penting terkait keselamatan berlalu lintas.
Edukasi yang diberikan mencakup pemahaman tentang pentingnya tertib di jalan raya, penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai standar, hingga risiko kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas.
Kasat Lantas Iptu Muklis Syayuti dalam kesempatan itu menekankan pentingnya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini, khususnya di kalangan pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa.
Ia menyampaikan bahwa pelajar memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh masyarakat, termasuk para pelajar. Melalui kegiatan ini, kami berharap adik-adik dapat memahami pentingnya disiplin berlalu lintas serta mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing,” ujar Iptu Muklis Syayuti.
Selain materi dari Satlantas, pihak Jasa Raharja turut memberikan pemahaman terkait prosedur pengurusan santunan kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Badan Pendapatan Daerah menyosialisasikan tata cara pembayaran pajak kendaraan bermotor, yang menjadi kewajiban setiap pemilik kendaraan.
Tak hanya itu, Dinas Perhubungan melalui perwakilannya juga memberikan penjelasan mengenai pelayanan transportasi serta peran instansi tersebut dalam mendukung keselamatan lalu lintas.
Sedangkan Dinas Kesehatan menyampaikan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan sebagai salah satu faktor penunjang keselamatan saat berkendara.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan antusias dari para siswa dan guru SMAN 2 Bengkulu Selatan. Para peserta terlihat aktif mengikuti sesi penyampaian materi serta berdiskusi dengan narasumber.
Dari hasil kegiatan tersebut, para siswa dan dewan guru dinilai telah memahami berbagai aspek penting, mulai dari tertib berlalu lintas, prosedur pengurusan Jasa Raharja, kewajiban pembayaran pajak kendaraan, hingga pelayanan dari instansi terkait serta pentingnya menjaga kesehatan.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat terus meningkat, sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. (kie)
